Motif Diduga soal Asmara, Ini Kronologi Pembunuhan Pegawai RSUD Bandar Lampung

Bagikan ke:

Infolampung.co, Bandar Lampung –        Polisi telah menangkap pembunuh pegawai laundry Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung, di Sidoarjo, Jawa Timur.

Tersangka pembunuh Suaidi (39) itu berinisial AS (29), warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, yang pernah bekerja di Rumah Sakit milik Pemkot Bandar Lampung itu.

“AS ditangkap di rumah pamannya, Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Muslimim Ahmad, dilansir Suaralampung, Senin (3/5/2021).

Namun mengenai motif pembunuhan, dia enggan mengungkapkan.

Ketika disinggung soal motif asmara di balik pembunuhan ini, Muslimin tidak menjawab.

Baca juga:  Didakwa Bunuh Majikan, TKW asal Lampung Dipenjara Seumur Hidup

Dari informasi yang beredar, ada motif asmara di balik kasus pembunuhan pegawai RSUD Bandar Lampung tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika korban, Suaidi, menghubungi tersangka, AS, untuk datang ke RSUD A Dadi Tjokrodipo. Korban meminta tersangka memijat dirinya.

Sampai di Rumah Sakit, AS memijat Suaidi. Saat itulah terjadi pertengkaran antara keduanya, hingga akhirnya AS mengambil gunting lalu menusuk ke leher korban berkali-kali.

Setelah korban tewas, AS memasukkan jenazah korban ke dalam kantong plastik warna kuning.

Tersangka sempat pulang ke rumahnya. Keesokan harinya AS melarikan diri ke Surabaya, Jawa Timur dengan menumpang truk fuso.

Selama dalam pelarian di Jawa Timur, tersangka berpindah-pindah kota. Mulai dari Surabaya, Jombang hingga Sidoarjo. Hingga akhir ditangkap polisi.

Baca juga:  Klaim Kantongi Identitas Pelaku, Polisi Belum Mampu Tangkap Pembunuh Pegawai RSUD Bandar Lampung

Terbungkus plastik kuning

Sebelumnya diberitakan, pegawai RSUD Dr. A Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung ditemukan meninggal, Senin (22/3/2021).

Korban, Suaidi Maulana (49) warga Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, bekerja di bidang instalasi, dan sanitasi.

Office Boy RSUD, Rajudin, mengatakan, jenazah korban ditemukan di ruang laundry dalam keadaan terbungkus plastik kuning terikat.

Dia dan beberapa rekan awalnya melihat hal aneh, lantaran ruangan laundry terkunci dari dalam.

“Korban memang kerja dan tinggal di sini. Kami cek pintunya tertutup dan coba mengintip, terus mendongkel ruangan supaya bisa terbuka,” ujar Rajudin.

Saat pintu ruang laundry terbuka, mereka melihat jenazah Suaidi terbungkus selimut dan tangan korban terjuntai keluar.

Baca juga:  Penyebab Anak Bunuh Ayah di Lampung Tengah Disebut karena Tidak Direstui Menikah

Saat dilakukan pengecekan, darah korban mengucur dari plastik berwarna kuning yang membungkusnya.

“Saya dan teman-temana tidak berani lebih jauh. Kami langsung melapor ke Satpol PP,” kata Rajudin. (*)

FOTO: Koridor di RSUD A Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung. (Istimewa)


Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Lebaran Mal Lebih Ramai, Wali Kota Bandar Lampung: Tak Perlu Ada Pembatasan, tapi...

Sen Mei 3 , 2021
Bagikan […]