Jelang Lebaran Mal Lebih Ramai, Wali Kota Bandar Lampung: Tak Perlu Ada Pembatasan, tapi…

Bagikan ke:

Infolampung.co, Bandar Lampung – Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini, pengunjung pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar mulai terlihat lebih ramai dari hari biasa.

Perbedaannya, dalam dua tahun ini di Indonesia, termasuk Lampung, sedang terjangkit wabah penyakit pandemi Covid-19.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menghimbau kepada para pengunjung mal dan pasar agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Silakan belanja, tapi tetap pakai protokol kesehatan. Biar masyarakat paham pentingnya kesehatan,” ujarnya, Senin (3/5/2021).

Wanita yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung itu mengatakan, meski terjadi peningkatan jumlah pengunjung mal di momen menjelang Idul Fitri, tidak perlu diberlakukan pembatasan.

Baca juga:  PMI Lampung Mulai Layani Donor Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19, Ini Jumlah Biayanya

“Tidak perlu ada pembatasan pengunjung, yang penting pakai prokes, karena kita tidak mau ada klaster baru lagi. Jangan sampai ada klaster mal, klaster pasar, klaster Idul Fitri dan lainnya,” jelas Eva, dilansir Kumparan

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki, mengatakan, protokol kesehatan juga menjadi tanggung jawab pengusaha mal ataupun pemilik pasar.

“Protokol kesehatan juga menjadi tanggung jawab pengusaha mal. Mereka sudah diberikan (surat) edaran dan juga teguran,” terangnya.

Rizki mengingatkan kembali kepada masyarakat jika Bandar Lampung masih berstatus kawasan wajib masker.

“Kami mengimbau warga yang masuk ke Bandar Lampung agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab, bukan hanya warga sini saja yang ada di mal-mal  Banyak juga dari luar yang datang untuk berbelanja kebutuhan lebaran,” ujarnya.

Baca juga:  60 Hari Kerja, Musa Ahmad Targetkan Lampung Tengah Zona Hijau Covid-19

Untuk membatasi pengunjung mal, lanjut Rizki, memang tidak memungkinkan. Jadi, protokol kesehatan yang harus tetap dipatuhi.

“Harus pakai masker. Pihak mal juga bisa mengimbau kepada pengunjungnya dengan mengerahkan petugas keamanan yang ada,” kata Rizki.

Shalat Id Dilarang

Sebelumnya diberitakan, warga Kota Bandar Lampung dilarang menggelar shalat Id 1442 Hijriah secara berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka.

Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di ibukota Provinsi Lampung itu.

“Shalat Idul Fitri di lapangan terbuka dan masjid ditiadakan dulu. Masyarakat diminta melakukannya di rumah masing-masing,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Selasa (27/4/2021). (*)

FOTO: Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. (Kumparan)

Baca juga:  Kafe Marley Ditutup Satgas Covid-19 Bandar Lampung karena Langgar Prokes

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Singkong di Lampung: Antara Jati Diri dan Gimik Politik

Sel Mei 4 , 2021
Bagikan […]